Rabu, 05 Mei 2021

TUGAS EKSPLORASI KONSEP MODUL 3.3 PENGELOLAAN PROGRAM SEKOLAH YAG BERDAMPAK PADA MURID

HAIIIIIII......rekan berbudaya ( belajara bersama Bu Damayanti) semoga sehat dan berbahagia...kali ini saya akan berbagi tugas saya di program CGP di Modul 3.3 semoga bermanfaat ya......



TUGAS : Eksplorasi Konsep Modul 3.3

Ni Putu Damayanti,S.Pd

CGP Kab Karangasem

 

1.    Dari tayangan tentang bentuk-bentuk program yang berdampak pada murid, tuliskan dampak pada murid yang dapat Anda amati dari program-program yang ada dalam tayangan video.

 

Nama program

Dampak pada murid yang dapat diamati

Siswa sebagai agen perubahan

 Murid dapat memanfaatkan ruang jelas sebagai tempat berkreasi , perpustakaan sebagi tempat literasi dan halaman sekolah untuk belajar kebersamaan saling menghargai dan toleransi

Pendidikan Karakter untuk membangun Keberadaban Bangsa ( Duduk hening menebar cagaya, storry telling, menyanyikan Lagu

Murid dapat mengolah hati dan pikirannya sehingga dapat berperilau jujur dan peduli selain itu mereka menjadi manusia yang cerdas dan bertanggung jawab

Pembelajaran berkelas dunia, Pembelajaran aktif dan menarik dengn design lukisan moral berkonsep

Dengan kelas berkonsep murid menjadi betah di kelas, menarik perhatian calon murid, memunculkan minat belajar murid

Kurikulum berbasis lingkungan

Murid dapat mencintai lingkungannya dan menjaganya serta menjadikannya sebaai sumber belajar

Program pembaguna sekolah dengan partisipasi masyarakat

Murid dapat melanjutkan sekolahnya ke jenjag SMP, tidak ada lagi murid yang putus sekolah tidak ada lagi anak usia sekolah yang menjadi pedagang di jalan jalan, serta menekan pernikahan dini

 

2.    Refleksikan program-program yang telah dilaksanakan di sekolah Anda. Apakah program-program tersebut sudah berdampak pada murid? Pilih satu program dan jawab pertanyaan berikut:

a.   Apa nama dan tujuan program?

b.   Apa saja aktivitas yang ada dalam program (Apa yang dilakukan murid/guru/kepala sekolah jika ada?)

c.    Apa dampak yang dapat diamati pada murid?

d.   Apakah program yang Anda ceritakan di atas sudah mengikuti tahapan BAGJA?

Jawab

a.  Nama Program : Sekolah Ajeg Bali

Tujuan program : untuk melestarikan budaya bali dan agar siswa siswi tahu tentang budayanya dan memiliki karakter mencintai budaya bangsanya

b.  Aktivitas yang ada dalam program

Kepala Sekolah : Sebagai penanggung jawab kegiatan.

Guru   : membimbing siswa untuk melkasnakan program ajeg Bali yang terdiri dari, menyurat lontar, Dharma Gita, Menari, Menabuh, Mejejaitan

Murid : memilih kegiatan ajeg Bali sesuia dengan bakat dan minatnya sehingga selan ikut melestarikan budaya bali, mencintai budaya bangsanya murid akan merasa nyaman dan bahagia melaukannya karenaia sudah memilih sesuai dengan yang diminatinya

c.  Program Tersebut sudah mengikuti tahapan Bagja

1) Buat pertanyaan. Apakah program yang dapat dibuat untuk meningkatkan kecintaan murid terhadap budaya bagsa dan apa yang dapat dilaukan agar sekolah dapat membantu program pemerintah provinsi Bali di dalam melstarikan budaya bali?

2) Gali mimpi. Memiliki mimpi terwujudnya program Ajeg Bali

3) Jabarkan rencana , rencana program dilakukan pada rapat dewan guru. Setelah disetujui maka akan dibuat teknis dan dibentuk guru pengampu Kegiatan Ajeg Bali

4) Atur eksekusi, Setelah Teknisnya selesai , maka dilasanakan kegiatan tersebut dan melihat perolehan hasil yang didapat tanpa melupakan refleksi selanjutnya.

 

3. Setelah mengetahui bagaimana sebuah pelaporan harus dipertanggung jawabkan, mulai dari perencanaan, monitoring, evaluasi hingga pelaporan, apakah program sekolah yang Anda ceritakan di atas sudah memperhatikan hal-hal tersebut?

Dari apa yang saya ketahui program sekolah Ajeg Bali sudah memperhatikan pelaporan yag harus dipertanggung jawabkan mulai dari monitoring yang telah dilaukan Kepala Sekolah, Tim Pengembag Sekolah, Kurikulum dan Komite sekolah terhadap keterlaksanaan program sekolah tersebut, evaluasi dilakukan dalam kegiatan rapat mengenai hasil yag diperoleh dan cara cara yang diperlukan untuk meningkatkan hasil. Pelaporan dilaukan karena menggunakan dana Bos untuk menunjang kegiatannya.

 

4.    Berikan catatan Anda tentang identifikasi risiko yang dilakukan oleh  sekolah dalam merencanakan dan mengelola program yang Anda ceritakan di atas.

Kondisi saat ini

Kondisi yang akan datang

Risiko

Strategis

Keuangan

Operasional

Pemenuhan

Reputasi

Jadwal Kegiatan Ajeg Bali sering ngadat dan tidak terlaksana

Program ajeg Bali bisa saja dihapus

Kurangnhya dukungan guru dan komite dalam pelasanaan program

Berkurangnya aset seperti Gong yang an mudah rusak jikasering digunakan

Program yang mandeg/tersendat sendat bisa saja menjadi program kenangan, artinya terhapus dari program sekolah

Kurangnya guru yang mumpuni untuk mengajar/membimbing program ajeg Bali

Lembaga tidak berlabel sekolah ajeg Bali lagi

Minggu, 25 April 2021

Perempuan Mayat

 








Perempuan Mayat


Perempuan itu selalu tersenyum padaku

Deret gigi putihnya menyembul diantara bibirnya yang hitam

Disodor sodorkannya nampan beraroma mayat

Bukan ke tanganku tapi tepat didepan mulutku 

Aku....terkatup

        Perempuan itu selalu menyapa heningku

        Membawa dendam dan luka untuk jadi pikirku

        Membumbuinya dengan serapah 

        Memaksaku menggeram marah

        Aku....Nanar memburu napas

Perempuan itu selalu mengintipku

Menantikan kala aku terlelap

Merapalkan mantra mantra berantah

Digunakannya sebagai kantah

 Aku...Gelisah

        Perempuan itu menggeliat geliat

        Perempuan itu menggelepar gelepar

        Perempuan itu menyayat nyayat

        Perempuan itu berkelebat kelebat

        Aku....Mayat



Selasa, 20 April 2021

POSTER PGP 3.2.a.5.2 Ruang Kolaborasi - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya

Hai.....rekan Belajar Berbudaya, Salam dan Bahagia.....saat kolab ma kelompok di modul 3.2, kita kan mmebuat poster atau mind maping..ini adalah salah satu karya Poster saya. semoga dapat membantu sebagai referensi. 







Pendidikan Guru Penggerak Modul 1.a.5 Ni Putu Damayanti,S.Pd

Hai Rekan Belajar Berbudaya.......... jumpa lagi bersama saya dalam Belajar Bersama Bu Damayanti.Kali ini saya ingin berbagi tentang saya Mendesain Kerangka Pembelajaran sesuai dengan Pemikiran Ki Hajar Dewantara.

semoga bermanfaat ya.......salam guru penggerak salam perubahan....




























Kamis, 08 April 2021

PUISI : Mengutus Rindu Menjemput Cumbu

 

Mengutus Rindu Menjemput Cumbu

Lomba Puisi Tingkat Nasional 

INSPIRASI PENA 

Ni Putu Damayanti,S.Pd

Guru IPA SMP Negeri 1 Amlapura


Masihkah dia memanggilku cinta...

ketika untuk bersamanya

telah kupatahkan sayap sayap yang biasa menerbangkanku.

Masihkah dia memanggilku cinta

karna untuk menjaganya

warnaku tak lagi pelangi...

hanya abu abu kusam

Masihkah ia ada disana

Ketika rasa kosong nan asing menyergapku..

dan kuutus rindu untuk memanggilnya

Mampukah ia mendengar

Ketika laguku meski berkejaran dengan sendu...

Lirih menahan letih..

Lenguh bergulat peluh...

Mampukah ia melihat

Ketika tariku menggeliat tanpa bayang

Dan lukaku bernanah tanpa darah.

Kembali kuutus rindu yang kusebut tek bertepi

Ada dusta bahwa aku baik baik saja

Ada dusta diatas rindu

Ada rindu akan sebuah cumbu

                Diam diam rindu menghianatiku

                Ia tak sanggup memikul tanya

                Ia bahkan tak menghampirinya

                Lalu apa yang kau janjikan padaku?

                Menenggelamkanku dalam dilema?

                Aku hanya mau………

    Bawakan cumbu itu untukku                                                     

Amlapura, 4 April 2021

                                                                                                                                Damayanti


Sabtu, 03 April 2021

3.1.a.4.6. Unggah Tugas Eksplorasi Konsep Modul 3.1 Pendidikan Guru Penggerak

 


Haiiiiii....Rekan Belajar Berbudaya...( Belajar Bersama Bu Damayanti).... yang Berbahagia. Kali ini saya akan berbagi Tugas Eksplorasi Konsep dalam Modul 3.1 yaitu 

 Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran

 Semoga bermanfaat salam bahagia dan tetap semangat.





Ni Putu Damayanti S.Pd

CGP Kabupaten Karangasem

Provinsi Bali

 

KASUS

DIJAUHI TEMAN DI TIM MANAJEMEN SEKOLAH

 

 

Di Sekolah Kami akan diadakan upacara piodalan di Padmasana  Terkait dengan kegiatan itu maka kami membentuk panitia kegiatan. Dalam kegiatan itu kebetulan saya ditunjuk menjadi ketua seksi upakara. Sesuai Tupoksi Ketua Sie Upakara, adalah mempersiapkan sarana upakara berupa alat upakara lengkap. Terkait itu diperlukan tender pengadaan alat upakara, maka kami merencanakan rapat tender. Ketika rapat tender hadir teman-teman guru dan rekan pegawai. Setelah selesai saya memaparkan alat upakara secara detail, saya persilakan rekan-rekan guru dan pegawai mengajukan penawaran. Pengecekanpun dilakukan, penawaran yag ada sangat beragam dari 18 juta sampai 30 juta. Setelah diadakan diskusi dengan bendahara dan dengan rekan-rekan Tim Manajemen Sekolah,  beberapa teman di Tim Menganjurkan saya untuk memilih   penawaran yang 30 juta dengan pertimbangan akan mendapat fee dari penender  . Namun disisi lain  para guru sudah menghimbau agar menerima penawaran dengan nominal paling kecil. Pada rapat berikutnya saya terang-terangan menyampaikan proses rapat sebelumnya. Dan saya justru tetap memutuskan bahwa tender banten itu adalah untuk mencari penawar terendah. Maka saya terbuka menyampaikan bahwa yang memenangkan tender adalah Penawaran terendah yaitu 18 juta. Secara otomatis saya telah menghianati anjuran Tim Manajemen Sekolah. Dan mulai saat itu saya dijauhi oleh Tim Manajemen sekolah, dan ada yang menyarankan agar teman- teman menjauhi saya. Mereka akan kembali menerima pertemanan jika saya tidak lagi terlalu jujur dalam  bertindak sebagai ketua sie upakara.

Studi Kasus:

1. Keputusan yang saya ambil

saya akan tetap mempertahankan kejujuran mengutamakan suara mayoritas diatas kepentingan pribadi dan golongan

2. Prinsip yang  saya gunakan, dan mengapa

Prinsip yang saya gunakan adalah prinsip 1) Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking) dimana dengan mempertahankan keputusan tetap melakukan hal yang jujur maka akan dapat menjauhkan saya pada hal hal buruk. Dan tetap menjaga nama baik saya, baik sebagai guru atau ketua sie upakara 2). Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking) sesuai dengan kesepakatan para guru dan hal yang lumrah dilaukan bahwa dalam setiap tender maka penawaran yang terendahlah yang mestinya mendapatkan proyek tersebut bukan malah sebaliknya. 3). Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking)  saya merasa peduli dengan dana yang digelontorkan pihak sekolah jika seandainya mengambil keputusan yang salah, maka pemanfaatan dana tidak akan tepat guna.

3. Penerapan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan pada studi kasus.

1)  Nilai-nilai  yang  saling  bertentangan  dalam  studi  kasus ini Menurut saya nilai-nilai yang bertentangan disana adalah antara Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty)  kebenaran bahwa saya harus berlaku jujur  dan kesetiaan bahwa saya dijauhi karenatidak setia pada teman teman di Tim  Manajemen

2) Yang terlibat dalam situasi tersebut diantaranya

Yang terlibat dalam situasi tersebut adalah Saya dan teman teman di tim manajemen.

3). Fakta-fakta yang relevan dengan situasi tersebut.

Faktanya

· saya dikucilkan karena tidak menyetujui usul/himbauan teman di tim manajemen

·   saya berlaku jujur bahwa pemenag tender adalah dia yang memberi penawaran paling rendah

4). Pengujuam Benar Salah

a.    Dalam Situasi ini tidak ada aspek pelanggaran hukum  (Uji legal) pelanggaran hukum jelas tidak ada karena keputusan yang diambil   tidak melanggar hukum apapun

b.   Dalam situasi ini tidak ada pelanggaran peraturan/kode etik profesi (Uji regulasi) Terkait profesinya tidak ada pelanggaran kode etik

c.    Berdasarkan perasaan dan intuisi saya, tidak ada yang salah dalam situasi ini. (Uji intuisi) Keputusan untuk berlaku jujur saya pilih walaupun harus menghianati kesetiaan pada teman dalam satu Tim. Dan saya merasa baik baik saja dan tidak erasa dicurigai sedikitpun.

d.   Yang saya rasakan bila keputusan saya dipublikasikan di halaman depan koran adalah saya merasa nyaman, bahwa keputusan yang sayqa ambil bahkan bisa membuat lubuk hati saya tersenyum bangga

e.    Kemungkinan keputusan yang akan diambil oleh panutan/idola saya mungkin sama keputusannya dengan apa yang saya ambil, yaitu tetap berlaku jujur walaupun dengan konsekuensi dijauhi teman dalam satu tim

5) Pengujian Paradigma Benar lawan Benar

Situasinya adalah situasi dilema etika, paradigma yang terjadi pada situasi tersebut adalah Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty) yaitu sikap saya yang jujur melawan kesetiaan saya pada pada teman di tim manajemen. Individu lawan masyarakat (individual vs community) yaitu pendapat saya dengan kehidupan sosial saya dengan masyarakat yaitu teman teman di tim manajemen/ masyarakat sekolah. Dan juga Jangka pendek lawan  jangka panjang (short term vs long term) yaitu jika saya mengikuti keputusan saya akan berdampak panjang dikehidupan saya jika memilih setia agar diterima kembali oleh teman teman dalam satu tim adalah jangka pendek yang buahnya akan manis sesaat.

6) Melakukan Prinsip Resolusi

Dari 3 prinsip penyelesaian dilema, prinsip yang akan dipakai adalah ketigaprinsip yag ada :

Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking)

Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking)

Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking)

7) Investigasi Opsi Trilema

Penyelesaian yang kreatif dan tidak terpikir sebelumnya yang bisa saja muncul di tengah-tengah kebingungan menyelesaikan masalah pada kasus ini yaitu:

Tidak jadi melkasanakan sistem tender untuk pengadaan alat upakara namun memberdayakan seluruh warga sekolah untuk “Ngayah” ( bekerja bersama sama untuk menyelesaikan upakara) sehingga semua warga sekolah memahami bahwa kegiatan ini adalah milik bersama dana yag digunakan juga milik bersama sehingga hak dan kewajiban kita sama, tidak ada yag diuntungkan juga tidak ada yang akan dirugikan.

8) Buat Keputusan

  Untuk membuat suatu keputusan membutuhkan keberanian secara moral untuk melakukannya.Maka saya akan tetap untuk memutuskan berperilaku jujur untuk tetap memberikan tender alat upakara pada pemberi penawaran terendah. Baik saat ini ataupun di kemudian hari.

9) Lihat lagi Keputusan dan Refleksikan

Saya akan melihat kembali proses pengambilan keputusan dan mengambil pelajarannya untuk dijadikan acuan bagi kasus-kasus selanjutnya. Dalam hal ini situasi    yang    dihadapi    adalah    pengambilan    keputusan untuk tetap berperilaku jujur walaupun harus dijauhi atau dikucilkan oleh teman teman dalam tim manajemen sekolah.


Lesson

MEMBANGUN JIWA DAN RAGA SISWA MELALUI SEKAR GANA ( Inovasi Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Amlapura)

                             MEMBANGUN JIWA DAN RAGA SISWA MELALUI SEKAR GANA  ( Inovasi Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Amla...